Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantun. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Februari 2013

Pantun 2



Pergi ke Bandung tak lupa beli peuyeum
Peuyeumya buat oleh-oleh
Hai kakak-kakak jangan lupa senyum
Kalo senyum nanti jadi orang sholeh
Ada jeruk namanya jeruk purut
Jeruknya yang nanam Bu Anis
Eh, kakak yang cantik jangan suka cemberut
Nanti nggak keliatan manis
Ada mesin las ada juga mesin bubut
Cara menggunakannya ga gampang
Kakak yang cantik jangan suka cemberut
Nanti malah cantiknya hilang
Alat tansportasi namannya dokar
Dokarnya buat keliling kota Banyumas
Ayo, kita rajin belajar
Biar kelak jadi orang cerdas

Share:

Sabtu, 03 November 2012

Pantun

Beberapa contoh pantun yang lain, silahkan artikan maksud yang ada di tiap bait nya...*smile

Beli pulpen di toko Pak Adi

Warna pulpennya merah
Aku sudah bosen dengan apa yang terjadi
Tapi aku tak akan menyerah



Pergi ke kota naik Bis
Harga tiketnya serarus ribu
Tak ku sangka waktunya hampir habis
Untuk mencoba semakin maju



Pagi-pagi enaknya pergi ke pasar
Pasarnya deket dengan sebuah pedesaan
Janganlah jadi orang yang kasar
Nanti malah mendapatkan balasan



Dari kota Semarang ke kota Banyumas
Selanjutnya pergi ke kota Sukabumi
Janganlah jadi orang malas
Kamu nanti nggak dapet rezeki
Share:

Senin, 19 Maret 2012

Pantun

Pantun, iya? siapa yang nggak tau apa itu pantun. Suatu lantunan bait dengan bernadakan AB AB yang saling berhubungan satu bait dengan bait berikutnya. Ada beberapa wilayah yang menjadikan pantun sebagai sebuah tradisi. Manten. Iya, momen pas nikahan menjadi salah satu tradisi di suatu wilayah yang menggunakan berbalaskan pantun dalam momen itu. Kalo nggak salah pas manten cowo ke tempat cewe sebelum dilakukan ijab qobul. Wali/perwakilan dari kedua belah pihak (manten cowo dan cewe) saling balas membalas pantun. Saya nggak tau sampe kapan balas balasan pantun itu selesai. Apakah sampe salah satu pihak udah kehabisan kata kata pantun itu atau gimana, dan maksudnya pun saya kurang tau. Mungkin karena tradisi, jadi harus dilakukan. Mungkin.

Maksud dari pantun itu ada beberapa kriteria, ada yang isinya menggambarkan hati yang senang, sedih, memuja (modus kalo jaman sekarang) dan maksud kedatangan orang itu (tradisi). Ini contoh kecil dari pantun yang emang rada "maksain".

Pagi-pagi pergi ke pasar.....
Jangan lupa membeli buah duku...
Tak ku sangka aku lagi nyasar...
Nyasaaaaaaarrrrrr....dihatimuuu...


Buah duren buah nangka,
Harumnya amatlah wangi keduanya,
Kalo aku boleh nanya,
Apakah kau sudah ada yang punya?


Alat musik tradisional jawa itu gamelan,
Ada kecapi, bonang, gender dan gong,
Ada apa gerangan,
Kok keliatannya bengong..


Share:

About Me

Seorang Mahasiswa Teknik Kimia, suka hal hal simple, minimalis, seorang plegmatis.

Terbaru

Popular Posts

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.