Jumat, 11 April 2014

Template'ku'

Blog, jadi lebih sepi tanpa adanya tulisan-tulisan “nggak jelas” yang mewarnai blog ini. Setelah bulan lalu nggak bisa mencapai target seperti biasanya, untuk jatah “nyampah”. Jenuh. Itulah alasan saya bulan lalu nggak terlalu banyak nulis. Dan terlebih lagi saya nggak ada bakat soal tulis menulis. Makan siang dulu, …..nulis sambil makan apa kelar makan dulu baru nulis?apalah itu, yang penting makan biar bisa agak mikir yang “jernih”. Nggak usah serius nulisnya atau baca tulisan saya, karena emang saya nggak mahir dalam tulis menulis. Ntar kalo serius di kira nulis makalah dan sejenisnya. Nggak pernah “makan bangku les menulis”, jadi maklumlah.

Walau pernah saya di komentari ini blog tulisannya kayak mau bikin makalah, dan kalo orang baca serasa baca makalah. Berat. Tapi apalah itu, harap maklum sajalah. Orang emang niat buat blog sama nulis itu cuma iseng dan bosen, jenuh, males mau ngapai lagi. Karena saya tipe orang yang gampang penasaran sama hal baru. Waktu ada game baru, nge-game terus ampe bener-bener bosen baru brenti. Ada juga pas pengen belajar bikin vektor ampe colok modem teru ampe ketemu itu tutor-tutor yang berjejeran. Jadi biar ada selingan pas lagi jenuh-jenuhnya maen game ama bikin vektor. Menghibur diri dan bikin hati agak melankolis. *apasih. Biar kayak orang-orang punya catetan pribadi, tapi kenapa harus bikin blog kalo cuma pengen punya diary?tau lah, nggak mikirin itu.

Nah, karena saya gampang penasaran. Saya terapkan juga di blog ini, kayak gonta-ganti template, header, tambah widget, dll. Kalo ganti tempale ini, baru beberapa hari yang lalu saya ganti. Kalo tau umur tempalte yang saya pajang ini nggak pernah berumur panjang, selalu ganti terus ampe saya bingung mau ganti apa lagi. Cari sana sini, trus ganti dan tambah widget biar agak rame “dikit”. Tapi setelah itu, cari lagi dan akhirnya ganti lagi. haduh. Begini jadinya tempalte yang saya pasang di blog ini ….



Alasan saya memilih ini karena saya saat itu pengen di blog ini ada sedikit sentuhan warna hijau, saya suka warna hijau apa lagi hijau spidol/hijau pupus begitu saya menyebutnya. Dan lagi saya juga sebelumnya pasang header dengan logo dari nama blog saya jadi kayak gini.



Ada sentuhan warna ijo juga kan?di huruf yang seharusnya “A” saya ganti dengan gambar daun yang baru semi/tumbuh. Biar agak nyambung juga gitu, antara header sama templatenya. Padahal yang lebih penting itu bukan masalah nyambung nggak nya, tapi kesesuaian antara content yang di terapkan.*agakserius. Tapi nggak ada hubungannya sih sama yang lainnya, cuma pengen gitu aja pas waktu saya ganti templatenya. Dan ini pun masih pake template karya orang, belum sepenuhnya karya sendiri. *kapan ya???#mikirkeras.

Tapi nyinggung masalah content, apa itu content?bagaimana bikin content?#ahsudahlah. Blog ini yang emang saya beri judul kata “meaningless”, emang bukan blog apa-apa, bukan juga blog yang “wah”, blog pada umunya. Tapi sesuai sama judulnya, emang saya sengaja buat seperti itu. Maksudnya blog ini hanya buat iseng-isengan saja, nggak serius, yang penting punya, bahkan nggak berarti “meaningless”. Jadi sesuai nggak nya pemilihan template yang tepat untuk mengusung content yang pas. Template yang gonta-ganti, content yang absurd dan ditambah tulisan-tulisan yang ngaco kemana-mana itulah faktor pendukung pemilihan kata “meaningless”. Dan biar agak berwarna plus agak rame, dan juga nggak keliatan nggak jelasnya blog ini. Sengaja saya buat agak mirip sama blog pada umumnya, dengan menambahkan widget-widget, dan modif sono sini.


Share:

Rabu, 02 April 2014

April MOP


Pagi tadi saya dengerin di salah satu stasiun radio yang emang biasa, bahkan sering saya dengar. Dan di radio itu nyinggung masalah april Mop. Karena ini bulan april dan april Mop ini adalah kebiasaan entah dari mana, dan berlaku juga di tempat saya pijaki ini. Sebelumnya sih, emang salah satu penyiar dari radio itu ngelakuin april Mop itu. Tepatnya sih kemarin, di awal bulan tanggal 1 tentunya yang mengatakan bahwa dia itu bakalan resign dan pindah ke tempat lain. Hal itu juga di dukung sama cuplikan dari orang pendukung lain kayak programmernya, dan penyiar lain. Dan juga nggak kalah hebohnya, pernyataan itu di tulis di salah satu social media. Dan apa kata dari orang-orang yang liat berita itu, mereka pun menulis tulisan yang sebenarnya isinya itu bukan untuk memohon agar sang penyiar itu nggak jadi resign, tapi malah memberi semangat di tempat kerja yang baru. Kesannya itu kayak para pendengar itu rela buat ninggalin sang penyiar.

Dan hari ini sang penyiar itu pun bilang kalo kemarin itu cuma bohong. Dan dia pengen ngerjain aja di bulan april yang sering orang sebut itu april Mop. Pagi ini dia juga udah kayak biasanya, jadi penyiar di pagi. Dan sekarang dia juga di temenin ama penyiar lain. Hari ini seperti hari-hari sebelumnya yang emang udah masuk dalam daftar kegiatan yang udah terrencana. Rencana itu ialah pertanyaan untuk para pendengar “kalo kena april mop itu rasanya..?” itulah pertanyaannya. Dan para pendengar itu memberikan jawaban sesuai dengan diri mereka sendiri. Ada yang jawabanya serius, ada juga yang agak ngaco.


Lain halnya sama saya yang pernah kena april Mop. Kejadian ini udah lama, mungkin tahun lalu. Saat itu emang saya nggak paham apa itu april Mop yang sering orang-orang katakan. Dan ternyata itu sama halnya mengerjain orang. Sebelum kejadian sih, ada orang di sekitar saya bilang ini itu yang ninggung masalah april Mop ini. Dan ternyata itu kena saya sendiri. Si dia ini yang ngerjain saya adalah orang yang sangat akrab. Cara ngerjainnya itu nggak pernah saya duga/pikirkan, bahkan nggak mau sedikitpun saya memikirkan masalah itu. Tapi dengan kata-kata yang ngedukung, kata-katanya pun kayak nyata dan emang pengen dia katakan. Isinya sih cuma saya saja yang tau, yah ini itu bla..bla..bla. dan saat itu juga saya kena omongan dia, saya langsung nggak nafsu makan. padahal saat itu saya pas lagi makan, cuma belum habis. Dan nggak mau saya teruskan/habiskan nasi yang sama makan itu. Sempat saya ngebatin kalo dia akan bilang selamat april Mop, dan itu saya yakin kan di batin. Tapi yang ada cuma tambah nggak jelas dan makin kemana-mana. Benar-benar bikin saya nggak nafsu makan. dan setelah panjang lebar dia ngerjain saya, akhirnya ia pun ngaku dan bilang selamat APRILMOP ke saya. 
Share:

Rabu, 26 Maret 2014

Nonton Konser

Hari sabtu, 22 Maret 2014 tepatnya saya dan temen maen buat nonton konser salah satu band asal Indonesia yang beraliran reggae. Tau sendiri gimana musik aliran ska ini di nikmati, jadi reggae ini kayak musik dangdut. Meski liriknya rada-rada melo dan sedikit galau, tapi tetep aja di bawain sama musik yang satu ini teteplah jadi goyang. Tapi itu kalo dangdut, kalo reggae jadi lebih jingkrak-jingkrak. Dan band yang kami tonton itu ialah Souljah. Dan acara ini diselenggarakan di Taman Topi, Bogor. Konser ini diberi tema PRE ORDER CONCERT, yang dimaksudkan bahwa Souljah ini merilis album mereka yang ke-4. Dan disini dimaksudkan untuk para penggemar Souljah, bisa memesan CD original album terbaru.



Rencana buat nonton konser ini barulah matang pada hari H, yaitu sabtu. Jadi kalo ada kegiatan lain yang lebih urgent, tentulah di cancel. Taman Topi, iya taman topi itulah tempatnya. Dan kami sama sekali nggak tau dimana letaknya Taman Topi ini. Masalahnya temen saya yang satunya lagi nggak bisa ikut, padahal dia itu sebagai guide-nya. Tapi hari sebelumnya udah sih nanya ama dia dimana tepatnya itu taman, trus katanya cuma di daerah Pasar Anyar, Bogor. Deket situlah, katanya. Saya mah di kasih tau juga jawabnya paling, “oh disitu yak, okelah ntar gampang”. Saya sama temen berangkat pukul 11.00, karena di infonya mau maen bandnya pukul 12.00 sampai 16.00. Berarti perjalanan kurang lebih memakan waktu satu jam buat nyampe di tujuan. Satu jam itu kalo perjalanannya lancar selancar lancarnya, tapi ternyata yang ada cuma malah macet sono sini, dan akhirnya nyampenya sekitar pukul 13.00. Sambil muter-muter dan nungguin acara dimulai, kami sholat dll. Setelah sholat, kami pun muter-muter nyari tempatnya. Karena ada suara kayak cek sound sama dendangan lagu khas Souljah, itulah panduannya. 

Seperti biasa di konser-konser, ini juga berlaku di konser Souljah kali ini. Sebagai pembuka sebelum Souljah manggung, kami para penonton di beri penjamuan untuk menikmati lagu-lagu pembuka dari band lain. Ada beberapa band yang juga datang untuk memeriahkan suasana sebelum Souljah manggung. Di Taman Topi di hadiri sekitar 4000 penonton yang sangat antusias menunggu penampilan dari Souljah. Setelah di sajikan band pembuka yang juga beraliran sama. Apa yang kami nanti akhirnya tiba, setelah ba'da Ashar Souljah pun akhirnya tampil. 

Ini tampilan saat Souljah manggung

Souljah sendiri membuka penampilan mereka dengan salah satu lagu andalan mereka yang berjudul Wo Ow. Dan lagu itu mampu membuat para penonton tambah bersemangat. 
Begitu padatnya para penonton konser ini

Dan ada bocoran tentang lagu-lagu yang ada di album ke-4 mereka. Dan Souljah sendiri membawakan beberapa lagu di album terbaru itu, yakni PHP, Satu Frekuensi dan Move On. Dan tak kalah rame lagi, sang personilnya mempraktekkan senam andalan Souljah. SKS. SKS atau Senam Kebugaran Souljah. 


Share:

Rabu, 12 Maret 2014

Biasa Aja

I walk this empty street
On the Boulevard of broken dreams
Where the city sleeps
And I'm the only one and I walk alone…I walk alone….I walk alone

Lirik lagu dari band mancanegara yang terkenal “Greenday”. Itulah nama dari band tersebut. Kalo dilihat dan baca lirik tersebut, menurut saya itu menggambarkan kesedihan. Sedih, karena saya nggak ngerti artinya. Wkwkwk……dan arti yang sebenarnya dan maksud dari lagu ini hanya Greenday lah yang tau persisnya.
Tapi mungkin ada sedikit sangkut pautnya sama saya, yang selalu sendiri berjalan tiap pulang dan pergi kuliah. Iya, emang kenyataanya memang nggak ada temen yang searah dan tempatnya dekat dengan saya. Itulah sebabnya. Kalo memang ada paling dia juga naik angkot dan nggak mau jalan kaki.

Awalnya sih bukan sengaja mau jalan kaki tiap berangkat kuliah. Soalnya jarak dari kost sampai tempat kuliah jaraknya cukup jauh. Harus naik angkot. Tapi untuk mempersingkat waktu dan menghemat uang, jadi jalan kaki deh. Nah, dari situ mulai deh jalan kaki tiap berangkat dan kadang juga saat pulang kuliah juga kalo nggak kemaleman. Takut di kira ada apa pas lagi jalan di tengah desa malam-malam. Dari situ malah ibu saya merekomendasikan untuk pindah kostan. Tentu yang lebih dekat dengan kuliahnya donk. Jadi pas liburan semester 4 kemarin saya pindah ke kost yang baru. Tidak ada yang menyenangkan, tapi mungkin sedikit lebih luas dari kost yang dulu. Biasa aja. Jadi dari situlah tiap harinya saya pulang dan berangkat jalan kaki. Berangkat agak sorean, karena memang kuliahnya sore. Dan pulang pun malam, jadi jalan kaki sendiri di malam hari. I walk alone.

            Belakangan ini saya malah agak sering curhat/sekedar cerita ke temen saya. mungkin karena terpojokkan dengan jalan kaki sendiri di malam hari, jadi malah sering diem/bengong dan kurang bercerita. Nah, pas dari situ kalo ada temen trus ngajak ngobrol yang awalnya nggak sifatnya curhat, tapi makin lama ngobrol saya sendiri yang ngebuka bab curhat pribadi. Nggak tau itu curhat apa cuma bercerita aja. Tapi tiap saya tanya ini itu ke temen, dan saya ingin ada feedback dia pun cuma bilang… biasa aja. Mungkin karena menurut dia hal seperti itu biasa aja. Tapi bagi saya itu hal yang luar biasa, masalahnya saya orang yang jarang bercerita masalah pribadi. Karena menurut saya itu masalah sendiri, bukan untuk di sebar luaskan.


Share:

About Me

Seorang Mahasiswa Teknik Kimia, suka hal hal simple, minimalis, seorang plegmatis.

Terbaru

Popular Posts

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.