Kamis, 31 Oktober 2013

Perihal Hobi

Hobi, hobi itu berawal dari rasa penasaran dan timbul minat untuk mencoba. Setiap orang memiliki hobi masing-masing. Karena hobi merupakan kesenangan pribadi. Mencoba itu tidak ada salahnya, cuman yang penting tidak asal coba. Kearah positif lho……hobi berarti membuat kebiasaan baru, dan kebiasaan itu sifatnya konsisten. Nah, ini dia yang sulit “konsisten”. Kata yang mudah sekali untuk diucapkan tapi cukup sulit untuk dilakukan. Inilah silatnya lidah manusia. Konsisten berarti tetap melakukannya sesuai kebutuhan, kemauan. Karena sifat manusia yang nggak luput dari lupa dan khilaf, hal yang seperti ini yang sudah biasa dirasakan oleh saya juga.
Akhir-akhir ini saya ada kemauan untuk membuat kebiasaan yang baru, sebagai kegiatan untuk anak kost seperti saya yang sendiri di kost. Ada temen yang nyaranin untuk mencobanya. Karena dia mungkin udah tau sedikit apa yang menjadi kesenangan saya. Saya nggak tau juga, cuma sekedar menerima saran dan mencobanya. Sebenarnya sih ini usulan timbul sejak saya sendiri memiliki keinginan untuk membuat sebuah kaos kelas. Dengan desain sendiri, tapi saya tak punya inspirasi mengenai desainnya. Inilah buruknya saya, jeleknya saya, kekurangan saya. Orang yang ingin bergelut ke desainer tapi kurang akan inspirasi, pandangan, peka terhadap lingkungan. nah, dari situ karena saya anggap orang ini memiliki kelebihan sedikit akan hal desain. Yang saya bisa tangkep dari dia dan saya mengajukan sebuah proyek untuk membuat kaos angkatan. Karena dia ini punya sedikit keahlian dalam menggambar sketsa kasarnya yang masih berupa corat-coret di kertas. Nah, dari situ mulai menggunakan software untuk desainnya secara terinci. Dan ini adalah bagian saya, sebenarnya dia juga bisa, tapi nggak tau kenapa saya yang disuruh untuk mencobanya. Mungkin karena saya suka akan hal-hal yang baru, dan akan terus saya coba,coba dan mencobanya.
Nah, dari cerita itu hingga sekarang saya menjadi agak optimis untuk terus mencobanya dan semoga bisa. Lagi pula saya hanya belajar dengan autodidak. Jadi masih perlu proses yang panjang untuk bisa menjadi “ahli”. Tapi saya pun tak mau mencapai kata ahli tersebut, walau sebenarnya sih juga pengen jadi orang yang ahli. Tapi karena tak ada manusia yang sempurna, jadi tetap bersyukur kalau sudah bisa. Ini beberapa contoh hasil dari belajar autodidak saya….

roronoa zoro
zoro
  
brook
sanji
semua gambar bertipe lineart, karena saya sendiri suka gambar-gambar yang klasik dan tidak terlalu memakan warna yang banyak. Jadi lebih terlihat simple gitu. kenapa harus gambar dari anime one piece?karena saya suka dengan anime ini. episodenya belum pernah kelar, walau udah begitu banyak jumlah episodenya.


Share:

Selasa, 22 Oktober 2013

Begadang, kebiassaan yang...

Nah, untuk postingan yang satu ini mungkin akan sedikit berbeda. Ingat hanya ‘sedikit’. Sebenarnya dari setiap postingan di blog ini cuma sekedar cerita yang berasal dari pengalaman atau apa yang telah dilakukan. Aahhh…..serius amadt.

Tau begadang kan? Apa coba?yap, seperti itulah arti begadang. Eh…kan belum dijawab K oke,oke serius-serius, soalnya yang baca bukan cuma diri sendiri tapi ada orang lain juga membacanya (kalo mau).

Begadang adalah suatu gaya hidup yang tidak baik, tidak baik untuk tubuh karena jatah waktu untuk istirahat lebih berkurang. Banyak yang merekomendasikan bahwa waktu untuk istirahat/tidur di malam hari itu berkisar 7-8 jam. Nah, kalo begadang kan malah nggak tidur sampai pagi. Gimana coba bisa disebut sehat, yang tau hanya diri Anda sendiri. Jika pernah dengar lagu dari sang raja dangdut yang membahas mengenai begadang yang liriknya kurang lebih “begadang jangan begadang kalo tiada artinya”. Nah, dari situ kan dapat disimpulkan menurut diri sendiri bagaimana menyikapinya. Pernah saya punya sebuah pengalaman dalam hal ini, sebenarnya sih malah sudah terlalu banyak sampe-sampe nggak mau untuk diceritain. Beberapa hari yang lalu, karena main di kost temen jadi hal ini biasa saya lakukan walau pernah juga dipergoki tidur disaat semua sedang serius menonton acara tv. Karena main ke kost temen itu paling nggak bisa nahan kantuk sampai sang tuan rumah tidur duluan (nggak ngaruh). Ya udah deh, nonton tv bareng, ngobrol sana-sini dengan tema yang nggak pasti, karena yang penting ada bahan untuk diobrolin. Sebenarnya yang di tunggu-tunggu dan menjadi alasan untuk begadang ialah hanya menunggu waktu bergeser pukul 00.00, karena setelahjam 12 malam paket internet aktif dan bisa ngebut untuk donlodt apa aja. Nah jadi itulah alasan mengapa saya begadang , jadi lagu yang tadi tidak berlaku karena saya pengen donlodt.

Beda halnya dengan yang satu ini, ini terjadi sudah cukup lama dan karena ini saya jadi agak nge-drop. Begadang selama 2 hari berturut-turut dan tidak melakukan apa-apa alias bengong. Karena ini saya langsung kurang enak badan, badan serasa tidak ada semangat untuk melakukan aktivitas di hari berikutnya. Setelah beberapa hari kok masih sama aja, langsung saya putuskan untuk cek ke puskesmas. Dan yang membuat saya terkejut ialah dokter itu menebak bahwa saya sering begadang. Kok bisa tau???????mungkin memang dokterya sering memeriksa penyakit seperti ini. nah, ini yang menjadi mending jangan begadang kalo nggak ada artinya.

Nah, itu sebagian ceita dari saya. Dapat simpulkan diri Anda sendiri bagaimana begadang ini. Hal ini bersifat baik jika mampu untuk mengendalikannya dan membatasi diri untuk tidak sering melakukan kebiasaan seperti ini. 
Share:

Selasa, 15 Oktober 2013

Hari Raya Qurban

Hari raya, hari yang menjadi hari besar bagi umat muslim di seluruh dunia. Ada 2 hari besar ini, yakni hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Hari raya Idul Fitri merupakan hari raya yang sebelumnya melakukan puasa 1 bulan penuh. Berbeda halnya dengan hari raya Idul Adha atau yang sering disebut dengan istilah hari kurban yang hanya di sunnahkan untuk puasa 10 hari sebelum hari raya.


Nah, disini saya akan menceritakan mengenai hari raya Idul Adha, kenapa?karena hari ini adalah hari raya Idul Adha. Hari yang digadang-gadangkan sebagai hari kurban. Kurban disini ialah seperti menyembelih hewan kurban seperti sari, kambing, domba dan lain-lain.
Malam sebelum hari raya atau disebut juga malam takbiran. Malam yang dihiasi dengan gema takbir di setiap masjid. Sore tadi saya yang sedang main ke kost temen, biasa hanya main dan sekedar menghilangkan penatnya di kost sendiri. Sambil menunggu matahari yang hendak terbenam di ufuk barat, ternyata ada teman yang minta bantuan untuk memasang antenna tv. Ya, berhubung lagi nggak ngapa-ngapain yaaa….ikut ajalah, daripada bengong/ngelamun. Iya nggak? Bantu-bantuin pasang antenna tv, ternyata belum ada bambunya. Sebenarnya sih udah ada,tapi tidak cukup kuat untuk beberapa hari kemudian. Jadi ditunda dulu hingga ada bambu yang cukup kuat. Karena keasyikan pasang sana-sini,jadi nggak terasa hari sudah semakin gelap. Jadi diputuskan untuk pulang dan akan dilajutkan besok lagi. Sepanjang jalan menjuju kostan, ternyata sudah terdengan adzan maghrib yang menandakan kita segera menunaikan ibadah sholat maghrib.
Sehabis sholat maghrib, malam takbiran pun dimulai. Dengan gema takbir di setiap masjid bertanda bahwa malam takbiran telah dimulai. Allah akbar 3X, laillahaillah allah akbar, allah akbar walillah ilham begitulah bunyi takbir yang selalu bergema di setiap masjid. Begitu banyaknya orang pergi ke masjid untuk ikut mengumandangkan takbir. Dan juga malam itu di hiasi dengan hujan yang rintik-rintik dan hembusan angin yang menyegarkan atau membuat dingin.
Sebenarnya sih pengen sekali ikut mengumandangkan takbir bersama di masjid, tapi nggak tau kenapa seakan enggan dan minder untuk beranjak pergi. Mungkin nggak ada temennya kali ya?hahahah……..tapi nggak apa-apa yang penting hati ini ikut mengumandangkan takbir. 

Share:

Jumat, 11 Oktober 2013

Hari Istimewa

Hari, tau hari kan?yang itu hari yang sedang gundah, hari yang lagi galau (anak jaman sekarang). Yang seperti itu kan? Tentu saja BUKAN yang seperti itu lah. Hari yang sebenarnya ialah seperti senin, selasa hingga minggu. Nah, itu baru BENAR.
Hari ialah sesuatu yang berguna untuk pengingat waktu, selain detik, menit dan jam. Agak berfilsuf gitu. Kalo jaman sekolah, hari itu sebagai pathokan kapan kita harus memakai seragam. Dan di jadwalkan memakai seragam tertentu di waktu tertentu juga. Seperti itulah gambaran mengenai hari.
Di sini saya bukan mau ngebahas mengenai apa itu hari, apa gunanya hari, dan bagaimana kita menggambarkan hari. Hanya saja saya mau sharing atau bercerita atau yang lain. Oke langsung saja saya mulai, dengan bacaan Basmalah dan seseruput teh hangat. MULAI …….
Hari, hari, hari……..begitu banyak hari dari senin, selasa, rabu, kamis, jumat, sabtu dan minggu. Mungkin dari hari-hari itu Anda memiliki kenangan, harapan, angan atau pengalaman di salah satu hari itu. Apapun itu, itu semua Anda yang memiliki. Begitu pula saya, saya juga punya kenangan, pengalaman yang bertepatan di salah satu hari itu. Tak perlu saya bahas apa itu. Karena itu tidak ada sangkut pautnya dengan tulisan ini. yang saya ajukan hanya pertanyaan, adakah di salah satu hari itu Anda benci?suka?menyenangkan??????tak perlu di jawab. Karena saya pun tak tau jawabannya. Mungkin sebagian orang kurang suka terhadap hari senin, karena berbagai alasan yang diutarakan masing-masing orang. Hari senin itu tidak semangat, membosankan, soalnya habis berakhir pekan dan di hari senin juga orang-orang kembali ke kebiasaan sehari-hari. Sempat saya mendengar di sebuah radio yang mengatakan bahwa hari yang paling membosankan ialah hari Rabu. Kenapa?karena senin, selasa itu masih dapat merasakan senangnya akhir pekan dan di hari rabu itu seakan pudar begitu saja. Iyaa itu kembali ke masing-masing orang yang merasakannya. Gimana???oke?
Hal yang sebenarnya ialah bagaimana seseorang itu mengatur mood-nya dalam keadaan senang, dan apapun yang ia lakukan akan terasa menyenangkan. Hari istimewa, hari spesial adalah hari yang memberikan pada seseorang pada hal yang sangat ia banggakan, ia senangi. Contohnya hari kelahiran, karena di hari kelahiran iru mungkin akan di peringati atau di lakukan perayaan. Perayaan ini tidak mesti dengan pesta besar-besaran atau hal yang malah tak berguna dan bahkan itu hanya berfoya-foya. Walau itu hari kelahiran, yang lebih penting ialah mampu berbenah diri, berusaha menjadi lebih baik lagi, bukan hanya mengadakan pesta yang mungkin hanya akan mubadzir. Sekedarnya saja, cukup di syukuri yang mulai berbenah. Karena mungkin di hari lahir kemudian tak mungkin bertemu lagi. Selamat Ulang Tahun untuk KAMU. Happy Birthday. J


Share:

Minggu, 22 September 2013

Ketika Hati dan Pikiran Tak Sinkron

Mulanya dari kebiasaan pulang kampong. Ada moment liburan semester genap, dan setiap liburan semester genap ini selalu bertepatan dengan bulan puasa. Tanggal liburan sudah ditetapkan, dan planning pulang kampong pun juga sudah di persiapkan. Liburan semester genap ini agak berkurang jatahnya, karena ada kegiatan dari pihak penyelenggara yang mewajibkan untuk diikuti. Dan setelah kegiatan itu, sayapun memutuskan untuk langsung pulang kampong, tapi ada sedikit kendala yakni membuat sebuah laporan kerja dari hasil kegiatan tersebut. Setelah semuanya terasa selesai, dan haripun sudah menginjak hari pertama puasa. Dan pada hari itu pula saya pulang kampong. Seperti layaknya orang yang hendak bepergian, prepare semua yang hendak dibawa. Pukul 11.00 prepare pun sudah selesai, tinggal berangkat. Karena agen bis mengatakan bahwa bis akan tiba dan berangkat pukul 13.00, maka saya berusaha mempersiapkan diri dan bawaan sebelum jam tersebut. Dan kurang lebih pukul 12.00 saya berangkat menuju agen. Menunggu, menunggu dan menunggu itulah yang saya rasakan waktu itu, hendak menunggu bis. Pukul 13.00, bis tiba di agen, dan saya pun langsung naik dan menempati tempat duduk yang tertera di tiket. Perjalanan pulang kampong pun di mulai.
Di sepanjang perjalanan menuju kampong halaman, saya berusaha menikmatinya. Walaupun kadang ada hal yang mengganggu pikiran saya. Entah pikiran apa itu, dan pikiran itu membuat saya menjadi susah untuk tidur. Baru berangkat, seperti ada sesuatu yang benar-benar mengganjal pikiran saya. Nggak tau ada apa gerangan dengan diriku, ini bukan pertama kalinya saya merasakannya. Ada yang benar-benar saya pikirkan dan niat hati ini ingin melakukannya. Mungkin masalah laporan itu, karena baru naik bis sudah di tanyain mengenai laporan. Tapi segera aku buang jauh-jauh pikiran tersebut, karena jangka waktu untuk mengumpulkannya masih terhitung 1 bulan. Dan perihal laporan serasa sudah menghilang dari otak saya, akan tetapi perasaan itu terus, terus dan terus mengikuti di sepanjang perjalanan saya. Hal itu layaknya jasmani saya berada di dalam bis, tapi rohani saya berada di tempat yang berbeda. Saya berusaha untuk memejamkan mata, berharap bisa tidur. Tapi hal itu sia-sia saja. Dan itu semua berlangsung hingga bis tepat berhenti di rumah makan. Di rumah makan yang bertepatan dengan bedug tanda buka puasa. Di situ saya memutuskan untuk membatalkan puasa dan berbuka dengan yang ada. Setelah berbuka puasa, pikiran itu seperti hinggap kembali. Perjalanan pun berlanjut. Di malam hari, masih saja terngiang pikiran itu. Dan sekali lagi saya berusaha untuk memejamkan mata, karena hari sudah gelap dan mata ini butuh istirahat. Mungkin karena factor lingkungan, jadi saya bisa tidur cukup lelap malam itu. Dan malam itu pula yang menghantarkan saya kepada lelapnya tidur, hingga ketika bangun dan dan menyadari sudah tiba di terminal kampong halaman.
Kehidupan di kampong halaman pun di mulai. Rasanya rindu sekali dengan lingkungan sekitar. Rindu itu terasa terobati di saat hari menginjak di minggu pertama. Dan minggu-minggu berikutnya seperti hidup mulai menjadi monoton. Kegiatan yang sama setiap harinya, dari pagi hingga petang menjelang. Keseharian seperti ini membuat saya seperti hidup dalam ruang hampa yang menggambarkan kekosongan dalam hidupku. Dan disaat yang seperti itu, muncul pemikiran yang terasa begitu dekat, begitu sering dirasakan dan di pikirkan. Rindu akan tempat kota, perantauan yang mampu membuat keseharian begitu berbeda. Dan hal itu seperti kembali pada pemikiran yang mengganggu dalam perjalanan saya. Hati ini serasa ingin melakukan hal yang mungkin sifatnya memperbaiki apa yang telah dilakukan di masa lalu. Kehampaan tersebut membuat saya bengong, jasmani ada disini,  tapi pikiran, hati dan rohani ada di tempat lain. Dan hal ini membuat hati dan pikiran saya tidak sinkron.


Share:

About Me

Seorang Mahasiswa Teknik Kimia, suka hal hal simple, minimalis, seorang plegmatis.

Terbaru

Popular Posts

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.