Rabu, 02 April 2014

April MOP


Pagi tadi saya dengerin di salah satu stasiun radio yang emang biasa, bahkan sering saya dengar. Dan di radio itu nyinggung masalah april Mop. Karena ini bulan april dan april Mop ini adalah kebiasaan entah dari mana, dan berlaku juga di tempat saya pijaki ini. Sebelumnya sih, emang salah satu penyiar dari radio itu ngelakuin april Mop itu. Tepatnya sih kemarin, di awal bulan tanggal 1 tentunya yang mengatakan bahwa dia itu bakalan resign dan pindah ke tempat lain. Hal itu juga di dukung sama cuplikan dari orang pendukung lain kayak programmernya, dan penyiar lain. Dan juga nggak kalah hebohnya, pernyataan itu di tulis di salah satu social media. Dan apa kata dari orang-orang yang liat berita itu, mereka pun menulis tulisan yang sebenarnya isinya itu bukan untuk memohon agar sang penyiar itu nggak jadi resign, tapi malah memberi semangat di tempat kerja yang baru. Kesannya itu kayak para pendengar itu rela buat ninggalin sang penyiar.

Dan hari ini sang penyiar itu pun bilang kalo kemarin itu cuma bohong. Dan dia pengen ngerjain aja di bulan april yang sering orang sebut itu april Mop. Pagi ini dia juga udah kayak biasanya, jadi penyiar di pagi. Dan sekarang dia juga di temenin ama penyiar lain. Hari ini seperti hari-hari sebelumnya yang emang udah masuk dalam daftar kegiatan yang udah terrencana. Rencana itu ialah pertanyaan untuk para pendengar “kalo kena april mop itu rasanya..?” itulah pertanyaannya. Dan para pendengar itu memberikan jawaban sesuai dengan diri mereka sendiri. Ada yang jawabanya serius, ada juga yang agak ngaco.


Lain halnya sama saya yang pernah kena april Mop. Kejadian ini udah lama, mungkin tahun lalu. Saat itu emang saya nggak paham apa itu april Mop yang sering orang-orang katakan. Dan ternyata itu sama halnya mengerjain orang. Sebelum kejadian sih, ada orang di sekitar saya bilang ini itu yang ninggung masalah april Mop ini. Dan ternyata itu kena saya sendiri. Si dia ini yang ngerjain saya adalah orang yang sangat akrab. Cara ngerjainnya itu nggak pernah saya duga/pikirkan, bahkan nggak mau sedikitpun saya memikirkan masalah itu. Tapi dengan kata-kata yang ngedukung, kata-katanya pun kayak nyata dan emang pengen dia katakan. Isinya sih cuma saya saja yang tau, yah ini itu bla..bla..bla. dan saat itu juga saya kena omongan dia, saya langsung nggak nafsu makan. padahal saat itu saya pas lagi makan, cuma belum habis. Dan nggak mau saya teruskan/habiskan nasi yang sama makan itu. Sempat saya ngebatin kalo dia akan bilang selamat april Mop, dan itu saya yakin kan di batin. Tapi yang ada cuma tambah nggak jelas dan makin kemana-mana. Benar-benar bikin saya nggak nafsu makan. dan setelah panjang lebar dia ngerjain saya, akhirnya ia pun ngaku dan bilang selamat APRILMOP ke saya. 
Share:

Rabu, 26 Maret 2014

Nonton Konser

Hari sabtu, 22 Maret 2014 tepatnya saya dan temen maen buat nonton konser salah satu band asal Indonesia yang beraliran reggae. Tau sendiri gimana musik aliran ska ini di nikmati, jadi reggae ini kayak musik dangdut. Meski liriknya rada-rada melo dan sedikit galau, tapi tetep aja di bawain sama musik yang satu ini teteplah jadi goyang. Tapi itu kalo dangdut, kalo reggae jadi lebih jingkrak-jingkrak. Dan band yang kami tonton itu ialah Souljah. Dan acara ini diselenggarakan di Taman Topi, Bogor. Konser ini diberi tema PRE ORDER CONCERT, yang dimaksudkan bahwa Souljah ini merilis album mereka yang ke-4. Dan disini dimaksudkan untuk para penggemar Souljah, bisa memesan CD original album terbaru.



Rencana buat nonton konser ini barulah matang pada hari H, yaitu sabtu. Jadi kalo ada kegiatan lain yang lebih urgent, tentulah di cancel. Taman Topi, iya taman topi itulah tempatnya. Dan kami sama sekali nggak tau dimana letaknya Taman Topi ini. Masalahnya temen saya yang satunya lagi nggak bisa ikut, padahal dia itu sebagai guide-nya. Tapi hari sebelumnya udah sih nanya ama dia dimana tepatnya itu taman, trus katanya cuma di daerah Pasar Anyar, Bogor. Deket situlah, katanya. Saya mah di kasih tau juga jawabnya paling, “oh disitu yak, okelah ntar gampang”. Saya sama temen berangkat pukul 11.00, karena di infonya mau maen bandnya pukul 12.00 sampai 16.00. Berarti perjalanan kurang lebih memakan waktu satu jam buat nyampe di tujuan. Satu jam itu kalo perjalanannya lancar selancar lancarnya, tapi ternyata yang ada cuma malah macet sono sini, dan akhirnya nyampenya sekitar pukul 13.00. Sambil muter-muter dan nungguin acara dimulai, kami sholat dll. Setelah sholat, kami pun muter-muter nyari tempatnya. Karena ada suara kayak cek sound sama dendangan lagu khas Souljah, itulah panduannya. 

Seperti biasa di konser-konser, ini juga berlaku di konser Souljah kali ini. Sebagai pembuka sebelum Souljah manggung, kami para penonton di beri penjamuan untuk menikmati lagu-lagu pembuka dari band lain. Ada beberapa band yang juga datang untuk memeriahkan suasana sebelum Souljah manggung. Di Taman Topi di hadiri sekitar 4000 penonton yang sangat antusias menunggu penampilan dari Souljah. Setelah di sajikan band pembuka yang juga beraliran sama. Apa yang kami nanti akhirnya tiba, setelah ba'da Ashar Souljah pun akhirnya tampil. 

Ini tampilan saat Souljah manggung

Souljah sendiri membuka penampilan mereka dengan salah satu lagu andalan mereka yang berjudul Wo Ow. Dan lagu itu mampu membuat para penonton tambah bersemangat. 
Begitu padatnya para penonton konser ini

Dan ada bocoran tentang lagu-lagu yang ada di album ke-4 mereka. Dan Souljah sendiri membawakan beberapa lagu di album terbaru itu, yakni PHP, Satu Frekuensi dan Move On. Dan tak kalah rame lagi, sang personilnya mempraktekkan senam andalan Souljah. SKS. SKS atau Senam Kebugaran Souljah. 


Share:

Rabu, 12 Maret 2014

Biasa Aja

I walk this empty street
On the Boulevard of broken dreams
Where the city sleeps
And I'm the only one and I walk alone…I walk alone….I walk alone

Lirik lagu dari band mancanegara yang terkenal “Greenday”. Itulah nama dari band tersebut. Kalo dilihat dan baca lirik tersebut, menurut saya itu menggambarkan kesedihan. Sedih, karena saya nggak ngerti artinya. Wkwkwk……dan arti yang sebenarnya dan maksud dari lagu ini hanya Greenday lah yang tau persisnya.
Tapi mungkin ada sedikit sangkut pautnya sama saya, yang selalu sendiri berjalan tiap pulang dan pergi kuliah. Iya, emang kenyataanya memang nggak ada temen yang searah dan tempatnya dekat dengan saya. Itulah sebabnya. Kalo memang ada paling dia juga naik angkot dan nggak mau jalan kaki.

Awalnya sih bukan sengaja mau jalan kaki tiap berangkat kuliah. Soalnya jarak dari kost sampai tempat kuliah jaraknya cukup jauh. Harus naik angkot. Tapi untuk mempersingkat waktu dan menghemat uang, jadi jalan kaki deh. Nah, dari situ mulai deh jalan kaki tiap berangkat dan kadang juga saat pulang kuliah juga kalo nggak kemaleman. Takut di kira ada apa pas lagi jalan di tengah desa malam-malam. Dari situ malah ibu saya merekomendasikan untuk pindah kostan. Tentu yang lebih dekat dengan kuliahnya donk. Jadi pas liburan semester 4 kemarin saya pindah ke kost yang baru. Tidak ada yang menyenangkan, tapi mungkin sedikit lebih luas dari kost yang dulu. Biasa aja. Jadi dari situlah tiap harinya saya pulang dan berangkat jalan kaki. Berangkat agak sorean, karena memang kuliahnya sore. Dan pulang pun malam, jadi jalan kaki sendiri di malam hari. I walk alone.

            Belakangan ini saya malah agak sering curhat/sekedar cerita ke temen saya. mungkin karena terpojokkan dengan jalan kaki sendiri di malam hari, jadi malah sering diem/bengong dan kurang bercerita. Nah, pas dari situ kalo ada temen trus ngajak ngobrol yang awalnya nggak sifatnya curhat, tapi makin lama ngobrol saya sendiri yang ngebuka bab curhat pribadi. Nggak tau itu curhat apa cuma bercerita aja. Tapi tiap saya tanya ini itu ke temen, dan saya ingin ada feedback dia pun cuma bilang… biasa aja. Mungkin karena menurut dia hal seperti itu biasa aja. Tapi bagi saya itu hal yang luar biasa, masalahnya saya orang yang jarang bercerita masalah pribadi. Karena menurut saya itu masalah sendiri, bukan untuk di sebar luaskan.


Share:

Selasa, 25 Februari 2014

Humor ‘cekak’…(con’t)

Setelah nge-baca cerita itu..bla...bla...bla. Udah susah payah juga bikinnya. Nah, cukup lama saya membacakan cerita itu. Seperti temen yang udah baca duluan, dan pasti di komen. Baik itu komen bagus atau kurang bagus. Sang guru pun mulai memberikan komentar untuk cerita yang saya buat ini. Memang awalnya saya juga nggak PeDe dengan cerita itu, tapi mau bagaimana lagi?orang cuma itu yang bisa saya buat. Dan setelah saya selesai baca pun nggak ada salah satu pun teman kelas saya yang ketawa, tapi nggak tau kalo mereka hanya tersenyum. Masalahnya bukan nggak lucu atau apa, cuma mereka ngerti nggak sama cerita saya itu. Itulah masalahnya. Begitu pula dengan guru saya.
Dan ini komentarnya, guru saya itu nggak suka basa-basi. Jadi….

Benar itu cerita kamu?tanya beliau

Iya, pak. Jawabku datar

Maksud dari cerita itu apa?tanya beliau lagi

Cerita lucu, pak. Sanggahku

Masa’ nggak bisa ngebedain apa itu senter dan apa itu pisang?tanya beliau seperti meremehkan
Senter itu jelas-jelas di pegang pasti dingin, tapi kalo pisang?masa juga dingin. Dan senter juga pasti keras, pisang itu lunak. Sang guru sedikit menjelaskan

?!!.....?!! saya hanya diam.

Sejak saat itu pikiran saya kemana-mana, nggak ngerti maksud dari komentar guru. Karena yang ada di pikiran saya itu adalah cerita yang lucu, nggak tau kalo orang lain juga beranggapan sama dengan saya atau malah sebaliknya. Maklumlah, nggak jago bikin cerita. Ditambah lagi waktu bikinnya mepet. Jadi yang penting bikinlah, daripada nggak sama sekali. Karena seperti pepatah mengatakan …


“Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali”
Share:

Rabu, 19 Februari 2014

Sakit

Pernahkah ngerasaain gimana rasanya masuk angin atau meriang itu?meriang sakit yak, bukan meriang yang lain. Karena ada juga yang meriang itu emang sakit, cuman lebih di beratkan ke penyebabnya yaitu meriang (merindukan kasih sayang). Ga enak badan itulah bahasa kesehariannya. Namanya juga nggak enak, pasti ya nggak enak. Sebenarnya nggak enak badan ini banyak obatnya, cuman tergantung dari si orang itu cocok apa nggak dengan obatnya. Kalo cocok ya sembuh, kalo nggak berarti cari obat lain. Kalo saya sendiri sih lebih suka obat yang di kemas kayak jamu yang sering kita sebut dengan tol**angin ini.

Pernah saya baca di sebuah artikel yang dimuat di social media. Dan disitu di katakan bahwa kalo kita sedang sakit itu(gampangnya nggak enak badan) Allah sang pencipta menugaskan 4 malaikat untuk mengambil beberapa dari kita pada saat sakit.

Apabila seorang hamba Allah jatuh sakit, Allah akan mengutus 4 malaikat :
1. Malaikat Pertama akan mengambil SELERA MAKAN
2. Malaikat Kedua akan mengambil REZEKI
3. Malaikat Ketiga akan mengambil KECANTIKAN/KETAMPANAN WAJAH ( pucat )
4. Malaikat Keempat akan mengambil DOSA

Apabila telah sampai waktu yang telah Allah tetapkan untuk hambaNya kembali sehat, Allah akan menyuruh Malaikat Pertama, Malaikat Kedua dan Malaikat Ketiga agar mengembalikan apa yang telah diambil oleh mereka. Akan tetapi Allah tidak menyuruh Malaikat Keempat mengembalikan dosa hambaNya tersebut.
Subhanallah, betapa Mulia dan Baik Hati nya Allah terhadap kita. Janganlah bersangka buruk terhadap Allah ketika kita sakit, bersyukurlah dan ucaplah Alhamdulillah ke atasNya. Sesungguhnya setiap kesakitan itu adalah penghapus segala dosa.


Begitulah kira-kira apa yang Allah janjikan untuk para hambaNya. Bukan berarti saat kita sakit nggak usah di sembuhkan saja, biar lebih banyak dosa yang diambil. Tapi itu pikiran yang cethek, walaupun sedang sakit juga harus ada usaha untuk kembali sembuh. Karena kesehatan itu mahal harganya. 
Share:

About Me

Seorang Mahasiswa Teknik Kimia, suka hal hal simple, minimalis, seorang plegmatis.

Terbaru

Popular Posts

Arsip

Diberdayakan oleh Blogger.